...rinduku semu...
...mengembara kembali ke waktu kita...
...mencoba mengais kisah terpenggal...
...merangkumnya...
...rinduku semu...
...kini tiada sama...
...tak seharusnya...
...tak sepatutnya...
...rinduku semu...
...baiknya...
...akhiri saja...
...segera...
...sekarang juga...
Sunday, March 20, 2011
Saturday, March 12, 2011
Sunday, March 6, 2011
Adakah Suatu Kebetulan?
Suatu kebetulan…
Kadang kita tidak pernah menyangka apa yang terjadi di depan kita…
Suatu saat kita ingin sekali bertemu dengan seseorang, hingga keinginan tersebut mengendap di bawah alam sadar kita, terbawa kemana pun kita berada. Tetapi entah karena berbagai sebab kita tidak bisa melakukan pertemuan itu. Mungkinkah keinginan terpendam tersebut berubah menjadi semacam gelombang electromagnetis yang memancar dan berpendar. Semakin kuat keinginan itu, semakin kuat pula pancaran gelombang dan semakin jauh radius jangkauannya. Sehingga tanpa di sadari gelombang tersebut mencapai titik di mana seseorang yang kita inginkan bertemu berada.
Pertemuan sinyal tersebut merasuk ke dalam benaknya, memasuki ruang bawah sadar. Menciptakan daya tarik menarik. Keduanya kemudian bergerak dalam ritme yang sama, dalam jarak yang tetap. Hingga akhirnya kekuatan tarik-menarik menjadi semakin kuat, dan jarak semakin mendekat. Ada kalanya apa yang mereka lakukan menjadi seiring, seirama.
Semesta bagaikan lautan, di mana jika pada suatu sisi bergejolak, maka gejolak itu akan diteruskan ke sisi yang lain. Suatu contoh, apabila kita melempar sebuah batu ke dalam sebuah danau yang tenang. Tentu saja batu itu akan menimbulkan riak dan gelombang yang berpendar. Mungkinkah jika seseorang terus menerus memikirkan sesorang, akan menimbulkan gelombang energi yang semakin meluas dan meluas?
Adakah suatu kebetulan, ataukah semua itu terjadi karena merupakan suatu rangkaian peristiwa yang telah terencana dan berhubungan sebab akibat???
Kadang kita tidak pernah menyangka apa yang terjadi di depan kita…
Suatu saat kita ingin sekali bertemu dengan seseorang, hingga keinginan tersebut mengendap di bawah alam sadar kita, terbawa kemana pun kita berada. Tetapi entah karena berbagai sebab kita tidak bisa melakukan pertemuan itu. Mungkinkah keinginan terpendam tersebut berubah menjadi semacam gelombang electromagnetis yang memancar dan berpendar. Semakin kuat keinginan itu, semakin kuat pula pancaran gelombang dan semakin jauh radius jangkauannya. Sehingga tanpa di sadari gelombang tersebut mencapai titik di mana seseorang yang kita inginkan bertemu berada.
Pertemuan sinyal tersebut merasuk ke dalam benaknya, memasuki ruang bawah sadar. Menciptakan daya tarik menarik. Keduanya kemudian bergerak dalam ritme yang sama, dalam jarak yang tetap. Hingga akhirnya kekuatan tarik-menarik menjadi semakin kuat, dan jarak semakin mendekat. Ada kalanya apa yang mereka lakukan menjadi seiring, seirama.
Semesta bagaikan lautan, di mana jika pada suatu sisi bergejolak, maka gejolak itu akan diteruskan ke sisi yang lain. Suatu contoh, apabila kita melempar sebuah batu ke dalam sebuah danau yang tenang. Tentu saja batu itu akan menimbulkan riak dan gelombang yang berpendar. Mungkinkah jika seseorang terus menerus memikirkan sesorang, akan menimbulkan gelombang energi yang semakin meluas dan meluas?
Adakah suatu kebetulan, ataukah semua itu terjadi karena merupakan suatu rangkaian peristiwa yang telah terencana dan berhubungan sebab akibat???
Subscribe to:
Comments (Atom)



