Sunday, May 30, 2010

Pembuktian Arema

Pertandingan terakhir kompetisi ISL 2010 antara Arema Indonesia vs Persija Jakarta, seakan menjadi ajang pembuktian bagi Arema Indonesia bahwa mereka layak menjadi juara musim ini.  Arema sendiri sudah mengunci gelar pada pertandingan sebelumnya melawan PSPS. Bagi Persija sendiri, pertandingan ini cukup penting karena merupakan penentuan peringkat ke 3 jika menang. 
Arema tampil cukup elegant mengawali pertandingan, meskipun inisiatif penyerangan banyak dilakukan oleh Persija.  Sesekali melakukan serangan balik Arema justru mendapat peluang yang membuahkan gol pada menit 8 melalui tendangan bebas Steven Guilen, 1-0.

Kebobolan di awal babak pertama, semakin memacu Persija melakukan penekanan.  Beberapa kali peluang Persija berhasil dipatahkan oleh Pemain-pemain Arema.  Adalah Abanda Herman setidaknya 2 kali sundulannya nyaris berbuah gol.

Petaka buat Persija ketika wasit menyatakan Abanda Herman melakukan handball di kotak terlarang.  Protes yang terlalu berlebihan dari Abanda Herman berbuah kartu merah.  Penalti pun dengan mudah dijalankan oleh Piere Njangka, 2-0 untuk Arema.  Score bertahan hingga turun minum.

Babak ke 2 sempat tertunda beberapa saat karena penonton mulai memenuhi setlle ban pembatas lapangan, baru berjalan setelah mendapat jaminan dari pihak keamanan.

Memasuki babak ke 2, kendati hanya bermain 10 orang, Persija tidak mengendorkan serangan.  Hingga berhasil memperkecil ketinggalan melalui sontekan manis Bambang Pamungkas.

Terlalu bersemangat menyerang justru Persija kembali kebobolan melalui penyerang M Noh Alamsyah dan Chamleo Roman, 5-1 untuk Arema.

Wednesday, May 26, 2010

AREMA INDONESIA THE CHAMPION ISL 2010

Melalui pertandingan yang cukup menegangkan, akhirnya AREMA INDONESIA berhasil menasbihkan diri sebagai yang terbaik di ajang ISL 2010.  Hasil tersebut dicapai setelah menahan imbang tuan rumah PSPS 1-1.  

SELAMAT UNTUK AREMA INDONESIA, AREMANI/NITA, WARGA MALANG RAYA, DAN SELURUH PENCINTA AREMA INDONESIA DI MANAPUN BERADA.......

-SALAM SATU JIWA-

Sunday, May 23, 2010

My Koi's Pond

Whenever I am weary
from daily activities
My koi's pond always be a place to release weariness

It's feel comfort staring at them swimming elegant
cool....

Saturday, May 22, 2010

Tak Sebebas Merpati

Kahitna 


Kala kita lihat
Sepasang merpati
Terbang bebas lepas
Tepat di hadapan

Lalu kaubertanya
Kapan kita bagai mereka
Terbang lepas bebas....
Lepas bebas ke ujung dunia

Dan kubertanya
Maukah kau terima
Pinangan tanpa
Sisa cinta yang lain


Rona bahagia
Terpancar dari anggukan
Saat kupasangkan....
Pasang cincin di jemari


Refrain :
Terimakasih kau terima
Pertunangan indah ini
Bahagia meski mungkin
Tak sebebas merpati


Kahitna - Tak Sebebas Merpati

Pavilion

Hampir 3 bulan ini saya menjadi penghuni salah satu rumah di Pavilion.  Suatu cluster di kawasan Jababeka 2.  Seluruh rumah di cluster ini disewakan sebagai tempat kost. 

Cukup jeli juga pengembang waktu itu, mengingat kawasan ini adalah daerah industri yang tentu saja akan banyak membutuhkan tempat tinggal bagi para pekerja.

Dengan bangunan yang seragam 2 lantai dengan 10 kamar per rumah, cukup menjanjikan penghasilan yang lumayan bagus bagi pemiliknya.  Rata-rata biaya kost di sini berkisar antara Rp. 850,000.00 -1,200,000.00/kamar.
Buat saya tempat ini cukup bagus, meskipun kamar tidak terlalu besar, tetapi cukup memadai untuk beristirahat.  sebuah tempat tidur ukuran single, meja, almari, kamar mandi, dan air conditioned, melengkapi kamar ini.

Tidak jauh dari cluster pavilion berdiri kawasan pertokoan Roxy/Pacenongan yang penuh dengan sajian kuliner, sehingga penghuni Pavilion tidak sulit memenuhi kebutuhan makan.  Berbagai jenis kuliner tersedia di sana, masakan sunda, padang, berbagai bakso, soto, nasi goreng, lengkap.  Aku tidak khawatir kelaparan di sana.

Hm, sebulan lagi .... selesai di sini.  Andai aku ditugaskan kembali di daerah ini, pastinya Pavilion aka menjadi tempat persinggahanku.

Friday, May 21, 2010

Ikhlas...Ikhlas...Ikhlas...

Malam mulai turun seiring gerimis membasah tanah, basah...
Langkahku lemah... kaku...  Sisa-sisa asam laktat bekas bermain basket 2 hari yang lalu belum juga sirna... Hidung bekas benturan dengan "empuknya" lapangan basket masih terasa menebal...  Entah ada cidera apa di dalam sana, meski surat pengantar rongten sudah di tangan, rasanya waktu begitu sempit untuk menyempatkan diri ke lab.

Satu minggu terakhir, menjadi minggu yang cukup berat.  Saat testing-commissioning mesin yang baru selesai terinstall.  Hasilnya belum cukup memenuhi syarat yang ada.  Hingga berkali-kali harus dilakukan perbaikan dan pembenahan.

Waktu pulang pun menjadi tersita.  Mungkin weekend ini bakal gagal pulang.  Hingga hari minggu masih ada jadual test.  Rasanya sudah "down".  Namun aku selalu ingat dari buku yang sedang aku baca "Negeri 5 Menara".  Ada satu kalimat sakti di sana 'man jadda wa jadda" siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan berhasil.  Perlahan semangat timbul kembali.  Apalagi jika aku menggumamkan kata ikhlas, lelah dan suntuk jadi hilang.

Biarlah minggu ini tidak bisa pulang, semoga sampai hari Minggu ada hasil yang menggembirakan kami semua. Amin........

Wednesday, May 19, 2010

Sesaat Hadirmu

Sesaat hadirmu membawa keceriaan baru.
Meski waktu datang berlalu merenggutmu.
Aku tetap mengingatmu.
Sebagai bagian terindah dalam hidupku.