
Pada suatu cakrawala, kulambungkan pandangan. Langit dan bumi seakan menyatu, bertaut berjabat tangan.
Pada suatu cakrawala, kulambungkan tatapan. Pada mega mendung tergantung. Tangan-tangan seakan bisa meraihnya.
Kembali dari pantai ini, titik di mana lidah gelombang memecah di pasir putih, beriak bergaris-garis, tinggalkan pasir putih bergulung luruh.
Kugoreskan kesekian kalinya jejak kakiku, walau tak lama akan hilang disapu gelombang. Jika suatu saat aku kembali, akan kugoreskan lagi, dan lagi..

No comments:
Post a Comment