Setiap kali memandangnya
Aku mengibaratkan memandang kuntum mawar merah
Kala itu dia yang terindah
Tumbuh diantar belukar
Begitu sulit didekati
Hanya bisa aku nikmati dari jauh
Berkali aku mencoba
Setidaknya memandang lebih dekat
Namun selalu saja belukar itu menghadang
Seakan menutup rapat jalan
Sesekali memang terlihat belukar tersibak
Bagai memberikan setapak jalan
Namun ternyata hanya fatamorgana
Belukar itu begitu rapat melindunginya
Hingga akhirnya aku pun pergi
Meninggalkan Bunga Merah itu
Membawa goresan perih
Jejak sisa kala aku memaksa menembus belukar itu.
Entah... Kapan lagi aku kembali...
Aku musti berlalu...
Friday, January 14, 2011
Saturday, January 8, 2011
ISL atau LPI
Akhirnya, meski ditentang keras oleh PSSI, akhirnya toh LPI (Liga Premier Indonesia), bergulir juga. Sebagai penikmat bola keberadaan ISL (Indonesia Super League) maupun IPL justru memberikan pilihan dan alternatif tontonan. Sekaligus bisa membandingkan mana yang terbaik dari kedua kompetisi tersebut.
Dari sudut pandang saya, lahirnya IPL justru bisa dijadikan mitra oleh PSSI, untuk bersama-sama membangun dunia persepak bolaan di tanah. Nah, mulai sekarang kita bisa melihat dan membandingkan kompetisi mana yang lebih baik, ISL atau LPI kah?
Thursday, December 30, 2010
(AFF CUP) --Usai--
Usai sudah gelaran piala AFF, mencapai klimaks dengan hasil Indonesia GAGAL LAGI meraih yang TERBAIK. Tetangga kita dengan low profile dan elegant melenggang memboyong Piala AFF sebagai Jawara terbaik se Asia Tenggara.
Demikianlah, Indonesia mesti sabar dan mencoba lagi tahun depan. Memang sesuangguh SANG JUARA tidak dilahirkan dengan cara instant, naturalisasi. SANG JUARA tidak pula dihasilkan dari hasil statistik sesasaat, tidak pula dihasilkan dari opini dan pendapat dari komentator atau pula politikus yang tiba-tiba 'gila' bola.
SANG JUARA lahir dari proses yang panjang, pembinaan yang berkesinambungan, kompetisi yang sehat, pembinaan mental juara yang baik. Akhirnya... saatnya membumi... merangkak kembali dari bawah, menata lagi langkah demi langkah untu menjadi SANG JUARA.
Tuesday, December 28, 2010
(AFF Cup) --Menyongsong Decision Day 29th/12/2010--
Team Nas Indonesia bakalan menjalani laga leg ke-2 final piala AFF, 29/12/2010. Dengan agregat sementara 0-3, ini bukan pekerjaan yang mudah bagi team Nas untuk membalik keadaan, meskipun di laga penyisihan grup Indonesia berhasil mengalahkan 5-1.
Bagi Malaysia yang sedang di atas angin, pasti akan memperkuat pertahanan sambil sesekali melakukan serangan balik jika ada kesempatan. Mungkinkah? Team Nas bisa menciptakan minimal 3 gol ? Ada kemungkinan tapi kecil. Team Nas akan menghadapi tekanan yang berlipat-lipat. Pertama dari beban harus membuat 3 gol, kedua dukungan dari suporter yang mungkin bisa menjadi bumerang menjadi beban.
So what? Mental bermain yang harus dibenahi, bermain seperti biasa, enjoy the game. Bermain sebaik mungkin, kejar kemanapun bola bergulir, tidak memberi kesempatan lawan memainkan bola. Bila itu bisa dilakukan, gol akan datang dengan sendiri-nya. Good Luck Team Nas, Selamat Berjuang... Kalah atau Menang... I stand by you....
Monday, December 27, 2010
(AFF Cup) --Garuda Terjerembab--
Menyaksikan laga final 1 piala AFF, sungguh ironis sekali. Team Indonesia yang pada pertemuan pertama begitu perkasa melumat Malaysia 5-1, kini harus menyerah 0-3. Ada yang salah?
Tentu saja, ada yang tidak beres. Dalam kacamata awam saya. Baik saat team nas mengalahkan Malaysia maupun saat dikalahkan, pada awal sebelum terjadinya gol, kedua team bermain imbang sama kuat. Kalau boleh jujur, team Malaysia lebih mempunyai ketenangan di banding team kita. Apa yang menjadi titik balik dari kondisi itu. Nyaris sama, yaitu human error. Malaysia, hancur setelah gol balasan Indonesia yang dihasilkan oleh gol bunuh diri pemain belakangnya. Pun Indonesia, terjerambab setelah pemain belakangnya melakukan kesalahan dengan tidak segera membuang bola pada saat kritis.
So, ini secara psikologis menjadi beban lebih daripada gol yang tercipta karena gol itu adalah hasil permainan lawan yang sangat bagus, sehingga sulit sekali dihindari. Juga terpecahnya konsetrasi pemain Indonesia karena harus memprotes faktor non-teknis (gangguan laser). Itu semua berandil dalam melemahkan mental bertanding seluruh team.
Sayang sekali, teknis sebaik apapun tanpa mental yang kuat akan tidak berarti, so please teamnas, secara teknis tidak ada kalah dengan Malaysia. Yakinkan kita mampu, tidak berpikir tentang kemenangan. Berpikirlah bermain sebaik-baiknya dan bikin gol sebanyak-banyaknya. Otomatis kemenangan akan kita raih. Terbanglah lagi Garudaku. Oh ya, pakai jerzy merah lebih keren.
Thursday, December 23, 2010
B2W Salah Satu Solusi
Menyusuri kemacetan, berkelit diantara belukar kendaraan, menyalib kendaraat yang maceut berderet sambung menyambung, dan horeee... sampai kantor lebih cepat. Sungguh suatu kepuasan yang tak terkira. Meski dengan begitu harus sedikit bersusah payah mengayuh laju sepeda, berbaur dengan debu, asap, dan panas.
Bersama C007 (baca: si-O-O-Seven) yang setia menemani ber-bike to work setiap pagi, ada irama tersendiri. Jika bersama si hijau memerlukan waktu minimal 30 menit, bersama C007 bisa 15 menit sampai kantor. Namun begitu ber-B2W bukannya tanpa resiko, untuk itu biar perjalanan aman dan menyenangkan, berikut tip-tip, berdasarkan pengalaman:
SEBELUM BERANGKAT:
- Persiapankan sepeda sebaik mungkin, tekanan ban, kondisi rem, pedal, semua harus siap pakai.
- Pakaian; jika memungkinkan pakai pakaian khusus untuk bersepeda. Jika tidak memungkinkan langsung memakai pakaian kerja, perhatikan ujung celana agar dirapikan, bila perlu diikat agar tidak melambai-lambai dan bisa terjepit diantara rantai dan gear depan.
- Barang bawaan, usahakan dibawa dalam back pack agar tidak mengganggu dalam bersepeda. Perhatikan tali-tali tas, yakinkan tidak ada yang menjulur terlalu panjang, resiko tersangkut yang bisa membahayakan.
- Pakailah alat pengaman selama bersepeda, helm (kalo ribet pakai topi aja), kacamata (wajib, jalanan kadang berdebu yang bisa masuk ke mata), glove (sarung tangan).
- Nah, anda sudah siap berangkat sekarang.
Di JALAN:
- Berjalanlah di sebelah kiri, lurus, hindari gerakan zig-zag (apalagi tiba-tiba), karena akan menyulitkan/mengganggu kendaraan di belakang anda yang akan mendahului.
- Pergunakan isyarat tangan jika akan berbelok atau memotong jalan. Pastikan masih berada pada jarak yang aman dengan kendaraan lain saat berbelok atau memotong jalan.
- Meskipun bukan kendaraan bermotor, tetap patuhi rambu-rambu lalu lintas d jalan.
SAMPAI DI TEMPAT TUJUAN
- Parkir di tempat yang telah disediakan, kunci dengan mengaitkan pada tiang atau sesuatu yang tidak bisa dipindah. Hal ini untuk menghindarkan tangan-tangan iseng yang bermaksud memindahkan sepeda anda.
Cukup mudah... Selamat ber-gowes-gowes.
Subscribe to:
Posts (Atom)









