Wednesday, March 31, 2010

--Ada Keindahan di Sekitar Kita--

Fajar Merekah














Wanita dan Sepeda


















Diantara Pinus dan Palm















Bagai Telaga Sejuk












Sunday, March 28, 2010

Good Morning Cikarang

Cikarang, 28 Maret 2010,

Pagi terasa sejuk, matahari di balik mendung enggan meninggalkan peraduan. Cahayanya temaram sesekali memancar dari balik mendung. Kabut tipis mulai beranjak menguap mengangkasa, meninggalkan titik-titik embun di rerumputan.


Kawasan industri ini mulai menggeliat beraktifitas. Beberapa karyawan mulai bergegas berangkat ke tempat kerja, sementara tampak pula serombongan anak-anak muda riang berolahraga pagi. Hari minggu yang sempurna.

Perlahan kakiku mulai menapak berlari kecil menyusuri jalan menuju luar komplek kost-kost an yang sudah hampir satu bulan aku tempati. Ini adalah pertama kalinya aku mendapat minggu off day, biasanya, meskipun minggu aku masih harus tetap ke kantor. Jadual yang ketat memaksaku untuk melakukan itu semua. Untunglah sudah berakhir sekarang. Menunggu tugas berikutnya yang tak kalah pentingnya. Meski sudah hampir se bulan, aku belum begitu mengenal lingkungan sekitar tempat tinggal sementaraku ini. Hm, Duniaku hanya tempat kost-kantor.

Kaki membawaku semakin menjauh, melewati kawasan Pecenongan, di mana berderet-deret ruko, menawarkan berbagai macam menu makanan. Hm, ternyata tidak terlalu jauh. Biasanya sepulang dari kantor aku mampir ke salah satu tempat untuk makan malam sebelum balik ke tempat kost. Suasananya sungguh berbeda jika di pagi hari. Di malam hari tempat ini penuh dengan mobil-mobil yang terparkir di halaman, tentunya si empunya sedang asyik menikmati hidangan makan malam mereka. Pagi ini halaman parkir terlihat bersih tidak banyak mobil yang terparkir. Beberapa tukang gorengan atau ketoprak mangkal di depan salah satu ruko, menunggu pelanggan.

Aku terus melangkah. Sebuah sungai membelah jalan, meski airnya tampak coklat, namun kelihatan cukup bersih. Entah apa nama sungai ini, mungkin sungai ini yang akan menyatu dengan Kali Malang?

Perjalanan melewati sebuah perempatan tanpa traffic light, kayaknya per-empatan ini kurang begitu ramah dengan pejalan kaki. Tidak ada zebra cross tempat penyeberangan dan akses di jalur hijau cukup sempit berbatasan langsung dengan lalu lintas, cenderung berbahaya. Andai ada zebra cross dan akses yang memotong di jalur hijau tentu akan lebih aman dan nyaman untuk pejalan kaki.

Sepanjang sisi jalan dilengkapi dengan jogging track dan jalur sepeda yang teduh cukup nyaman. Hm, rasanya dah cukup jauh juga nih aku berjalan, saatnya balik mumpung energi belum habis… ;)

Tuesday, March 23, 2010

--Surat Ayah, di Hari Ulang Tahunmu, Setahun yang Lalu...

Yang tercinta ananda Nadezda Kamila Syifa,


Assalamu’alaikum wr wb,

Anakku, beberapa saat lagi, usiamu akan genap 4 tahun. Itu artinya, 4 tahun sudah kamu berhasil melewati rimba raya kehidupan. Ayah bangga dan kagum dengan apa yang telah kamu capai dan pelajari selama 4 tahun ini. Kamu sudah bisa naik sepeda kecil merahmu, kamu sudah pintar memainkan remote control mencari sendiri acara kegemaranmu, kamu sudah bisa berhitung sampai 10, banyak yang sudah kamu lakukan. Yang paling membuat Ayah bangga, kemarin kamu sudah berhasil menunjukkan kemampuan terbaikmu saat test masuk TK. Ayah benar-benar bangga saat menerima hasil test mu, IQ-mu 120 dan direkomendasi dan saran, Ayah baca kamu direkomendasikan bisa masuk SD. Betapa kagum dan bangganya Ayah. Tapi sabar ya, ayah lebih tertarik untuk memasukkan kamu ke TK, agar kamu bisa melewatkan masa bermainmu sepuas-puasnya.

Ayah teringat peristiwa demi peristiwa yang mengiringi perjalan hidupmu. Saat kamu di dalam kandungan, Bunda harus bed rest karena kalau Bunda terlalu banyak bergerak, kamu protes dan Bunda mengeluarkan darah, begitu seterusnya hingga bulan ke 5 kamu dalam perut Bunda. Karena Bunda terlalu lama tidak masuk kantor, akhirnya Bunda memutuskan berhenti mengajar di UGM, dan akhirnya Ayah mengajak kalian pindah ke Malang. Pada bulan ke 7, entah mengapa kamu berontak di dalam perut bunda sudah ingin keluar. Sampai waktu itu Bunda harus bed rest di rumah sakit.

Suatu hari di bulan ke 8, hari itu Jumat, 19 Feberuari 2005, ayah baru pulang dari kantor, Bunda mengeluh tidak enak badan, agak demam. Ayah pikir Bunda hanya tidak enak badan biasa. Tetapi ternyata sampai malam Bunda masih juga mengeluh badannya sakit semua. Takut terjadi sesuatu, akhirnya ayah antar Bunda ke RS Hermina Tangkuban Perahu sekitar pukul 11.00. Akhirnya tanggal 20 Februari 2009, pukul 11.45, kamu lahir. Perasaan ayah benar-benar luar biasa, mendengar tangisan pertamamu. Takjub... ayah berada di samping Bunda waktu itu, tak bisa berbicara sepatah katapun, melihat perjuangan Bunda saat itu. Ingat Nak, Bunda benar-mempertaruhkan nyawa menghantar kelahiranmu. Baik-baik ama bunda ya Nak...

Adis, tahu gak sejak awal Bunda mengandung ayah sudah mempersiapkan nama yang terbaik buatmu, Nadezda kata itu diilhami dari sebuah Novel yang tokoh utamanya bernama Nadezda, dalam bahasa Rusia Nadezda berarti harapan. Kamila, kalau ini dari bahasa Arab artinya sempurna. Kemudian Syifa, ini juga dari bahasa Arab artinya obat atau penyembuh. Bagaimana? cukup keren kan... Ayah berharap kamu suka dengan nama itu.

Tentu kamu bertanya "Kok nama panggilannya jadi Adis?" Ini juga ada kisahnya. Waktu itu, kamu masih di RSB, terus terang ayah dan bunda belum mepersiapkan nama panggilan buat kamu. Saat kita akan pulang, salah seorang suster di sana (sayang ayah lupa namanya), menimangmu sambil memanggil namamu "Adis". Baru deh terpikir oleh ayah bahwa nama panggilan itu ternyata cocok sekali untukmu. Seru kan? Begitu banyak hal mengilhami perjalanan hidupmu.

Hm, mungkin saat ini, Adis belum bisa memahami surat ayah... (hehehe... Ayah menulisnya kacau balau yah...), suatu saat Adis bisa menemukan surat ini dan membacanya, sebagai kenangan cerita masa lalu kita, kebersamaan kita. Pesan ayah, selalu buka mata dan hati merasakan tanda-tanda di sekitar kita, di alam ini. Niscaya kamu bisa hidup bersinergi dengan lingkungan dengan baik.... (hehehe... bingung ya...? Ayah juga bingung...).

Akhir kata, Ayah tak putus berharap dan berdoa semoga dalam setiap langkahmu, Alloh Swt senantiasa menuntun langkahmu menuju jalan yang diridhoi dan selalu dalam naungan rahmad dan hidayah-nya. Amin....


Wassalam...
Malang, 20 February 2009.


---Ayah---

Monday, March 15, 2010

Scorpions - Love of My Life Lyrics

Love of my life
You've hurt me
You've broken my heart
And now you leave me
Love of my life
Can't you see
Bring it back, bring it back
Don't take it away from me
Because you don't know
What it means to me

Love of my life
Don't leave me
You've taken my heart
You now desert me
Love of my life
Can't you see
Bring it back, bring it back
Don't take it away from me
Because you don't know
What it means to me

You won't remember
When this is blown over
And everything's all by the way
When I get older
I will be there
At your side to remind you
How I still love you, I still love you

Back, bring it back
Don't take it away from me
Because you don't know
What it means to me
Love of my life
Love of my life

powered by lirik lagu indonesia

Air Suplay - Would You Ever Walk Away Lyrics

From this moment I will follow you
To the borders of my country
Will you make those promises come true
Will you always want to hold me

[Chorus:]
Would you ever walk away from love
Will your lips speak what is true
If you say that this is where you belong
That's all I want, from you

In the garden of my deepest soul
Is the seed to bring the future
It's the story that is young and old
And the student is the teacher

[Chorus]

Wind and rain can never change what is to be
Lightning strikes across my heart so suddenly

[Chorus]

powered by lirik lagu indonesia

Nidji - Sang Mantan

dulu aku kau puja
dulu aku kau sayang
dulu aku sang juara
yang selalu engkau cinta
kini roda telah berputar

kini aku kau hina
kini aku kau buang
jauh dari hidupmu
kini aku sengsara
roda memang telah berputar

mana janji manismu
mencintaiku sampai mati
kini engkau pun pergi
saat ku terpuruk sendiri

akulah sang mantan
akulah sang mantan

sakit teriris sepi
ketika cinta telah pergi

akulah sang mantan
akulah sang mantan

mana janji manismu
setia sampai aku mati
kini engkau pun pergi
saat ku jatuh dan sendiri

mana janji manismu
mencintaiku sampai mati
kini engkau pun pergi
saat ku terpuruk sendiri

akulah sang mantan
akulah sang mantan
akulah sang mantan
akulah sang mantan

mana janji-janjimu

powered by lirik lagu indonesia

Saturday, March 6, 2010

could not do anything without car

Then after 3 days in acclimation session, stay in a hotel and pick up car ready to deliver in every place, now I starting to move to other place where you have to prepare everything by yourself. KIIC is industrial estate where it can not reach by public transportation easily. The place is where you can not find taxi or other public transportation here.
I stay little bit far from KIIC, at ‘pavilion’ a cluster for a lodger. It’s about 16 km from office. I do choose that place because my colleague stays there as well and the most important he drives his own car. So I can go with him everyday to office.
One day he had another business so I could not go home together with him. Oh no… I had to look for another one who has the same destination with me. Luckily, I found someone. Then we made a promised to go home together.
But at the last minutes before back home, he had something to do that make him could not back home on time. Oh no, time showed 07.20 pm, and I felt hungry, while he could not inform the time finished his jobs.
Then I called my manager, little bit protest and gave him propose to rent a car for project just a month. I understood then that he could not give decision on that day and waiting for Monday. While I still wait in hungry closer to starving.
Ah, finally… A manager was passing in front of me. I know him, he offered me to go with him. Thanks God… at last I could go home.

Thursday, March 4, 2010

--History Return--

Then, the history return. Since I got the task to execute a project in Karawang, I be a lodger. Stay far away in a distance with family. It really never been easy. Sure at the beginning there are something missing in my life, rhythm of my life change in shortly. How could I past everything by myself, while I used to spend with them, at least in last 5 years. A moment, it might be make me happy cause life alone, mean I can do everything without disturbance from any one, free from house responsible. But actually after experience almost a week in distance, I really miss them. I miss my previous life rhythm. But I have to accomplish my task here first. Then I will come to you like previous.