Sunday, March 28, 2010

Good Morning Cikarang

Cikarang, 28 Maret 2010,

Pagi terasa sejuk, matahari di balik mendung enggan meninggalkan peraduan. Cahayanya temaram sesekali memancar dari balik mendung. Kabut tipis mulai beranjak menguap mengangkasa, meninggalkan titik-titik embun di rerumputan.


Kawasan industri ini mulai menggeliat beraktifitas. Beberapa karyawan mulai bergegas berangkat ke tempat kerja, sementara tampak pula serombongan anak-anak muda riang berolahraga pagi. Hari minggu yang sempurna.

Perlahan kakiku mulai menapak berlari kecil menyusuri jalan menuju luar komplek kost-kost an yang sudah hampir satu bulan aku tempati. Ini adalah pertama kalinya aku mendapat minggu off day, biasanya, meskipun minggu aku masih harus tetap ke kantor. Jadual yang ketat memaksaku untuk melakukan itu semua. Untunglah sudah berakhir sekarang. Menunggu tugas berikutnya yang tak kalah pentingnya. Meski sudah hampir se bulan, aku belum begitu mengenal lingkungan sekitar tempat tinggal sementaraku ini. Hm, Duniaku hanya tempat kost-kantor.

Kaki membawaku semakin menjauh, melewati kawasan Pecenongan, di mana berderet-deret ruko, menawarkan berbagai macam menu makanan. Hm, ternyata tidak terlalu jauh. Biasanya sepulang dari kantor aku mampir ke salah satu tempat untuk makan malam sebelum balik ke tempat kost. Suasananya sungguh berbeda jika di pagi hari. Di malam hari tempat ini penuh dengan mobil-mobil yang terparkir di halaman, tentunya si empunya sedang asyik menikmati hidangan makan malam mereka. Pagi ini halaman parkir terlihat bersih tidak banyak mobil yang terparkir. Beberapa tukang gorengan atau ketoprak mangkal di depan salah satu ruko, menunggu pelanggan.

Aku terus melangkah. Sebuah sungai membelah jalan, meski airnya tampak coklat, namun kelihatan cukup bersih. Entah apa nama sungai ini, mungkin sungai ini yang akan menyatu dengan Kali Malang?

Perjalanan melewati sebuah perempatan tanpa traffic light, kayaknya per-empatan ini kurang begitu ramah dengan pejalan kaki. Tidak ada zebra cross tempat penyeberangan dan akses di jalur hijau cukup sempit berbatasan langsung dengan lalu lintas, cenderung berbahaya. Andai ada zebra cross dan akses yang memotong di jalur hijau tentu akan lebih aman dan nyaman untuk pejalan kaki.

Sepanjang sisi jalan dilengkapi dengan jogging track dan jalur sepeda yang teduh cukup nyaman. Hm, rasanya dah cukup jauh juga nih aku berjalan, saatnya balik mumpung energi belum habis… ;)

No comments: