Saturday, November 13, 2010

Exploring the Exotic Lombok Island (1)

DAY 1
Lombok island is located east of Bali and accessible by air, fast boat or public ferry.  Salaparang airport is the first place that you will step on if you acces by air.
Salaparang Airport  
Then Welcome to Lombok

On the way to go to our 1st destination is Hotel...

Senggigi Beach as along the way to the hotel


Views of the Hotel

between palm trees

 the blue swimming pool, sneaking refreshing  

from the lobby...

we can see...

small water garden

and verdant hills

..but you can not bring it into the hotel... ;))))


Saturday, November 6, 2010

Si Hijau...from N to W

Akhirnya sampai juga si Hijau di usia yang ke 5 tahun.  Tak bisa menghindar lagi, mau gak mau mesti ngurus mutasi.  Seharusnya sejak tahun ke 4 mestinya si Hijau sudah harus mutasi, mengingat KTP yang biasa diperiksa pada saat pembayaran pajak sudah pindah alamat baru.  Tetapi untunglah, SIM yang kebetulan masih belum habis, dan masih menggunakan alamat yang sama dengan yang tertera di BPKB, lega bisa punya napas 1 tahun lagi.

Ribet tidah sih mengurus mutasi kendaraan itu?  Pastinya ribet banget kalau masih terbayang di angan-angan.  Setelah di jalankan... Ternyata mudah saja tuh... ;).  Nah berikut ini hal-hal yang harus dilakukan selama proses mutasi, berdasarkan pengalaman mutasi si Hijau.

SAMSAT ASAL --> ambil Berkas
  1. Datang ke SAMSAT, di daerak Kacuk.  Jangan di Polres ya... karena kalau di situ untuk mengurus SIM.
  2. Antri check fisik, mengambil form check fisik.  Nanti akan ada petugas yang akan mengambil data no. rangka dan no. mesin, istilahnya esek-esek nomor.
  3. Kemudian bersama dokumen (BPKB, KTP, STNK, + foto kopinya rangkap 4) diserahkan ke bagian fiscal untuk pengecekan apakah jika ada tunggakan pajak atau tidak.
  4. Ke bagian arsip, untuk mengambil arsip (faktur jual beli, data no rangka +  no mesin).
  5. Selanjutnya diserahkan ke bagian mutasi keluar.  Di bagian tersebut diberikan form yang harus diisi.  Dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen.  Jika sudah lengkap, kita akan diberikan tanda terima untuk pengambilan berkas dan surat pengantar mutasi.  Waktu pengambilan 2 minggu kemudian.
  6. Biaya cabut berkas Rp. 75,000.00
SAMSAT TUJUAN
  1. Berkas yang diambil dari SAMSAT asal dicopy 4 x.
  2. Ke loket cek fisik untuk mengambil form pemeriksaan kendaraan.
  3. Kemudian akan ada petugas yang akan mengambil data no rangka dan no mesin.
  4. Kembali ke loket cek fisik, diberikan form isian mutasi.
  5. Setelah di isi lengkap, menuju loket mutasi masuk, menyerahkan semua berkas (document dari samsat asal, BPKB Asli, KTP Asli, & STNK Asli).
  6. Selanjutnya akan dipanggil untuk pembayaran Pajak.
  7. Serahkan kuitansi pajak ke bagian cetak STNK dan Nomor Kendaraan.  Biaya Rp.125,000.00
  8. Menerima STNK dan Nomor Kendaraan.
  9. Ke bagian penulisan BPKB, untuk memasukkan data baru.  Lama penulisan 10 hari.
  10. Selesai.
Ternyata tidak terlalu sulit kan.  Agar efektif, jika memungkinkan mutasi dilakukan saat STNK sudah habis masa berlakunya.   So, selamat mencoba jangan pakai calo lagi ya... ;)
 
Old No.



Sunday, October 24, 2010

SOMETHING DELAYED

Time goes wherever you are. That is heart. It is like the white paper everything that have been write down there, it would never easy to be swept it out, and you. You have been there and I never can release you. You’re always in my heart. Then the time comes, bring me down to earth. I found you by accident, here online un-real world. But that’s enough for me, your present bring me back to the old love. I am very happy. Let’s see what we can make now. The certain, you have own some one and so do I, is it possible to continue something that has been delayed.

OPIUM

When I was passing through the parking area near class of IA, I saw you standing near the window, gazed on me with your bright eyes. I could not take a look on you, moreover when you asked me what I was in class of IF. Your incredible enchantment, touching my heart, till nothing word I could say to answer you. I could never forget that moment, 23 years ago. I enjoy second by second that moment make me feel being obsessed, it’s like breathe with an opium.
Now time passing by, roll on, bring me to the different time and place cycle, but, your bright eyes still appear in my mind occasionally. How could I find you again, the bright eyes?

Impian Masa Kecil

Akhirnya gemericik air itu terdengar sudah.   Setelah beberapa kali mencoba dan mencoba, menambal dan menambal, selesai sudah kolam kecil di pojok halaman depan rumah barunya.  Itu adalah rumah keduanya.   Di rumah pertamanya dia juga memiliki kolam ikan.   Tetapi itu bukan buatan tangannya sendiri.   Buatan orang lain…

Kini, senyum selalu mengembang saat dia memandang hasil karyanya. Entahlah, dia selalu berkeinginan di manapun dia tinggal, harus ada kolam ikan.   Itu selalu tertanam dalam benaknya sejak dahulu kala, saat dia masih kecil. 

Dia tersenyum saat teringat kolam ikan pertamanya, setelah bersusah payah membuatnya malah diobrak-abrik oleh ayam tetangga, ikan-ikan kecil nan lucu itupun habis di makan si manis yang cukup rakus jika melihat ikan.   Dia cuman bisa meratapi hasil karyanya musnah begitu saja.  

Ya, itu dulu…   Sejak saat itu dia selalu terobsesi untuk membuat kolam yang lebih bagus dan lebih kokoh, sehingga tak ada yang bisa merusak atau mengacaukannya. Tak henti-henti dia berkeliling memandang kolam ikan itu, sekarang dia bisa membuatnya cukup kokoh, dengan tebing buatan dan air mancur.   Cat warna hitam dan hijau, mengesankan warna alami.   Sebuah pompa yang bisa memancarkan air, tepat di tengah kolam, dan dihubungkan juga ke celah-celah tebing.   Seakan-akan air itu bersumber dari bebatuan tebing itu, gemercik jatuh menuruni lereng menuju ke kolam. Puas dia mengagumi hasil karyanya.    

Sayang, kolam itu masih belum berpenghuni.   Belum ada seekor ikanpun berenang-renang di sana.   Dia berpikir andai dia yang berenang-renang di situ, tentu sangat menyegarkan di tengah hari yang cukup panas ini.    Dia mencoba memasukkan kakinya ke dalam kolam.   “Hm, segar rasanya”   Sepertinya dia mulai menikmati kolam itu.   Direndam kedua kakinya, tangannya…   Akhirnya dia duduk bersila di dalam kolam… Matanya terpejam, seolah membayangkan dia adalah ikan penghuni kolam itu.

Sunday, October 10, 2010

I WILL REMEMBER

By: TOTO

I was born in the land of the sun
And the tall green grass
And I don't understand
How all this has come to pass
How we've come to surround ourselves
In a sea of thieves
In a land without learning
Only the fools believe


I went driving last night
On a dark canyon road
Had the sky to myself
But I wasn't alone
Had the pain of my lifetime
For my company
How did it end up like this
For you and me


When love breaks the promise
The heart has to keep
It leaves only truth here to find
When the spirit is crushed
And the hurt is so deep
Between you and I


Even when love has come and gone
And our hearts have moved along
I will remember
There was a time we had the trust
And that always was enough
I will remember
I will remember you


As I open my eyes to one more day
The wind burns my face
As it whispers your name
As it's pulling me forward
It tears me free
And the only thing left
Is the tears for and me


'Cause when love breaks the promise
The heart has to keep
It leaves only truth here to find
When the spirit is crushed
And hurt is so deep
Between you and I


Even when love has come and gone
And our hearts have moved along
I will remember
There was a time we had the trust
And that always was enough
I will remember


Even when love has come and gone
And our hearts have moved along
I will remember
There was a time we had the trust
And that always was enough
I will remember
I will remember you

Sunday, September 5, 2010

Idea.......

..Pagi ini seperti biasanya, ke tempat kerja.  Memasuki gerbang tol, seperti biasa, ngantri.  Begitu sering ini terjadi, anehnya, dari 5 pintu toll yang ada hanya dibuka 2 gate.  Padahal antrian begitu panjang. 
Mengapa tidak dibuka semua?
Apakah karyawan yang seharusnya berjaga belum datang? atau memang sengaja untuk efisiensi sehingga 2 pintu gate saja yang dibuka?  Entahlah... Kurang memahami bagaimana pengaturannya.
Jadi mikir, mengapa tidak dibuka saja semua gate.  Jika tidak ada karyawan, ya biar saja kosong, toh gate ini hanya sekedar mengambil kartu parkir.  Cukup disediakan kartu parkir di tiap gate dan tulisan besar "HARAP MENGAMBIL KARTU TOL" atau jika takut nanti ada driver yang nakal yang mengambil semua kartu, kan bisa ditaruh semacam mesin yang akan mengeluarkan 1 kartu begitu sensor mendeteksi ada mobil yang melintas... Aman deh, semua gate bisa dimaksimalkan pemakaiannya.  Masak gate yg dibangun dengan biaya mahal hanya tertutup begitu saja.  Sayangkan... ;)